fbpx

Kajian – Menghadapi Era Digitalisasi: Studi Mendalam tentang Masa Depan Perpustakaan dan Kearsipan Jawa TimurKajian

BKMP UNAIR NEWS – Badan Kerjasama dan Manajemen Pengembangan (BKMP) Universitas Airlangga bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lumajang telah melakukan penelitian yang mengungkapkan analisis kesiapan masyarakat dalam mitigasi bencana di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kapasitas dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi bencana, serta merumuskan strategi, kebijakan, dan rekomendasi perbaikan.

Hasil kajian menunjukkan bahwa masyarakat Lumajang belum memiliki wawasan dan kesadaran yang memadai terkait bencana. Mereka mengakui bahwa belum ada program yang dikenal secara luas mengenai kebencanaan di desa-desa mereka. Namun, mereka menyatakan keterbukaan untuk menerima informasi dan mengikuti pendekatan dari pemerintah setempat. Masyarakat juga siap untuk terlibat aktif dalam tim tanggap bencana serta mengarahkan generasi muda, termasuk anak-anak, agar belajar tentang kebencanaan.

Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. selaku peneliti, menjelaskan bahwa masalah minimnya pemahaman holistik oleh responden tidak hanya disebabkan oleh kurangnya informasi mengenai bencana, tetapi juga ketiadaan prasarana dan sarana yang memadai. Dalam rangka mengatasi kurangnya kesadaran masyarakat Lumajang terhadap mitigasi bencana, diperlukan implementasi kebijakan yang melibatkan berbagai pihak, seperti sosialisasi dan pelatihan mengenai kebencanaan, penyediaan sarana dan prasarana yang berkelanjutan, serta sinergi antar stakeholder.

Penelitian ini berlangsung selama 3 bulan di 21 kecamatan di Kabupaten Lumajang. Dengan adanya temuan ini, diharapkan pemerintah setempat dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk mengembangkan program-program yang lebih efektif dalam meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana. Tantangan yang diungkapkan dalam penelitian ini juga harus menjadi perhatian bersama, sehingga masyarakat Lumajang dapat menjadi lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana di masa depan.

(Suko Widodo)