fbpx

Kajian - Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, GELIAT AIRLANGGA Adakan Studi Banding MTBS di Berbagai Kabupaten

BKMP UNAIR NEWS – Angka kematian bayi dan balita merupakan indikator penting untuk menilai derajat kesehatan masyarakat di suatu bangsa. Berbagai upaya juga dilakukan untuk menurunkan Angka Kematian Bayi dan Balita salah satunya adalah MTBS (Manajemen Terpadu Penyakit Anak). Studi Banding MTBS adalah kegiatan yang diadakan oleh GELIAT AIRLANGGA yang bekerjasama dengan UNICEF, Dinas Kesehatan, serta stakeholder terkait yang bertujuan untuk berdiskusi dalam meningkatkan pelayanan MTBS Puskesmas.

Kegiatan ini dilaksanakan di empat kabupaten yaitu Surabaya pada tanggal 11 November 2022, Jember pada tanggal 19 November 2022, Jombang pada tanggal 22 November 2022, dan Bojonegoro pada tanggal 30 November. Dengan melibatkan berbagai profesi seperti bidan, dokter, perawat serta tidak lupa juga narasumber yang berasal dari IDAI dan Dinas Kesehatan setempat dengan fokus Implementasi MTBS di Puskesmas, penyakit pada bayi dan anak, serta diskusi kendala serta keuntungan dari MTBS di Puskesmas.

Pada materi pertama dibuka dengan paparan dari Dinas Kesehatan setempat terkait data riil penerapan MTBS di Puskesmas. Dinas Kesehatan juga menekankan data kematian bayi dan balita serta bagaimana pentingnya pelayanan MTBS. MTBS merupakan kunci untuk mengurangi angka kematian bayi dan balita saat ini. Kemudian, disambung dengan materi dari Perwakilan IDAI terkait penyakit pada bayi dan balita yang menyebabkan kematian. Berbagai penyakit seperti dengue, malaria, diare, HIV, campak, dan pneumonia menjadi penyebab utama kematian bayi dan Anak. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kemampuan tenaga kesehatan dalam menanganinya yang salah satunya melalui MTBS.

Pada sesi terakhir, beberapa perwakilan puskesmas dari masing masing kabupaten juga diberikan kesempatan untuk sharing bagaimana praktisi MTBS di wilayah kerja Puskesmas. Beberapa perwakilan puskesmas ini juga bisa dibilang sebagai percontohan terkait kesuksesan implementasi MTBS. Gambaran pelayanan MTBS, kendala serta keuntungan dimuat dalam penayangan Video oleh masing-masing perwakilan puskesmas.

Keberhasilan pelayanan MTBS tidak luput dan harus didukung oleh seluruh sektor yang terkait. Harapannya, dengan komitmen serta dukungan penuh dari seluruh sektor akan meningkatkan pelayanan MTBS sehingga bisa menekan angka kematian bayi dan balita di indonesia.

(Andi Maulana – Tim Geliat)